pink and white

Kasar banget ya keliatanya judul posting ini? Saya tujukan terutama buat kaum adam dan khususnya untuk kaum hawa yang suka pakai kaos+celana panjang/pendek yg memungkinkan “segitiga pengaman”nya terlihat saat duduk/menunduk.

Entah mengapa hal ini keliatanya makin sering saja. Satu dua wanita masih punya rasa malu dan berusaha menutupi lubang menganga tersebut. Sudah kaosnya pendek, untuk menutupi pula, ya selamanya tak akan cukup, akan selalu menganga. Ada pula yang cuek seakan tak tahu menahu, kafilah menggonggong anjing tetap berlalu. Lho, peribahasanya salah y? Dibaca terbalik sendiri saja deh. Barangkali mereka yang cuek dengan “lubang menganganya” masuk kategori eksihibionis, merasa nyaman secara seksual saat dipandangi dengan mata nanar oleh lawan jenisnya.

Kalau dulu saat aku duduk di bangku SD (seharusnya duduk di kursi ya, sebab kalau duduk di bangku kan tidak sopan. ah, salah kaprah kali ya), ada teman-teman pria usil yang kadang suka ngintipin “segitiga pengaman” teman wanitanya. Ah dasar, masih SD saja sudah iseng begitu, semoga saja sekarang mereka (teman-temanku yang dulu suka ngintip) sudah bertaubat dan bahkan dikaruniai berkah untuk melihat “segitiga pengaman” dan bahkan “sesuatu” yang diamankan oleh segitiga pengaman tersebut, tentunya milik istri mereka sendiri. sesuatu itu apa? hahaha, anda lebih tahu sendirilah😀

Kalau dulu curi-curi kesempatan untuk mengintip “segitiga pengaman” yang dulu ditutup-tutupi, sekarang malah ada orang yang sengaja mengumbarnya. Dunia memang sudah terbalik. Kiamat sudah dekat, kata Bang Haji dalam judul film layar lebar Kiamat Sudah Dekat.

Saranku buat yang suka pamer “segitiga pengaman”, baik sengaja ataupun tidak sengaja, kalau tidak punya kulit halus mulus atau “segitiga pengaman” dengan kualitas baik, mending tidak usah pamerlah. Kasihan mereka yang melihatnya. Udah segitiga pengamanya keliatan, eh tali karetnya sudah rantaslah, warnanya noraklah, dan sebagainya. Apa kata dunia?😛 Kalau mau pamer sekalian yang bagus, biar yang memandang betah berlama-lama, hehe.

Semoga posting ini tidak termasuk posting “saru” dan tidak tersandung salah satu pasal dalam UU Nomor 44 Tahun 2008  tentang Pornografi.🙂