Lolos tes seleksi CPNS adalah dambaan semua orang yang mengikuti tes tersebut. Ada juga mereka yg “kalah sebelum bertanding”, belum tes saja berkas lamaran sudah dikembalikan atau ditolak. Berikut tips yang bisa anda ikuti, berdasarkan pengalaman pribadi saya. Terserah anda, mau percaya atau tidak🙂

Sebelum Mengirim Surat Lamaran u/ Tes
Orang militer selalu bilang “orientasi medan”. Kenali dulu “lahan”mu sebelum “bertempur”. Baca dan cermati dulu formasi yang dibutuhkan. Lihat kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan. Pakailah prinsip “the right man in the right place“. Sampai saat ini saya tidak dan belum “sreg” dengan kebijakan pemerintah yang masih memperbolehkan sarjana ilmu murni dengan bekal Akta IV untuk bersaing dengan sarjana pendidikan memperebutkan formasi guru. Maaf sebelumnya bila anda seorang sarjana ilmu murni. Kejelian membaca peluang juga sangat berpengaruh. Seringlah memantau formasi yang dibutuhkan di daerah kabupaten/kota sekitar tempat tinggal anda, begitu juga dengan perkiraan pesaing yang akan ikut serta. Beberapa formasi yang membutuhkan kualifikasi sarjana dari semua jurusan biasanya kurang diminati, seperti formasi penyuluh KB, dan lain-lain.

Tulis surat lamaran dengan tangan anda sendiri dan dengan tinta hitam. Jelek-jelek tulisan tangan sendiri, itu prinsip yang perlu dipegang. Bila ini dilanggar, hal ini bisa jadi batu sandungan anda kelak. Perhatikan kelengkapan yang disyaratkan, seperti ijazah, fotokopi kartu tanda pengenal, pasfoto, dan sebagainya. Berkas-berkas tadi sudah dilegalisir atau belum, itu yang perlu dipantau. Persiapkan semua kelengkapan jauh-jauh hari.
Perhatikan alamat di amplop luar. Kirim segera setelah semua berkas lengkap, sesuai persyaratan dan telah dicek ulang. Sebisa mungkin kirim satu hari setelah pengumuman pendaftaran dengan harapan apabila ada kekuranglengkapan (kode BTL = berkas tidak lengkap) berkas akan dikembalikan dan kita masih ada kesempatan untuk melengkapi.

Bersambung …